Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, menegaskan timnya tidak akan terpengaruh dengan status sebagai favorit saat menghadapi Portugal pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Meski La Roja tampil lebih meyakinkan sepanjang turnamen, sang pelatih menilai laga melawan rival Semenanjung Iberia itu akan berlangsung sangat ketat.
Spanyol melangkah ke fase gugur dengan performa impresif setelah menyingkirkan Austria dengan kemenangan 3-0. Hasil tersebut memperpanjang tren positif mereka sekaligus menunjukkan keseimbangan permainan antara lini belakang dan lini depan.
Di sisi lain, Portugal juga datang dengan kepercayaan diri tinggi usai mengalahkan Kroasia 2-1. Kualitas individu yang dimiliki Selecao das Quinas dinilai mampu menjadi ancaman serius, terutama melalui serangan balik cepat dan efektivitas penyelesaian akhir.
Meski statistik menunjukkan Spanyol lebih unggul dalam produktivitas gol dan pertahanan, De la Fuente menolak menganggap timnya berada di atas angin. Menurutnya, pertandingan antara dua negara bertetangga selalu memiliki atmosfer dan tingkat persaingan yang berbeda dibanding laga biasa.
Pelatih berusia 65 tahun itu menilai Portugal merupakan salah satu tim dengan kedalaman skuad terbaik di turnamen. Mereka memiliki pemain-pemain yang berpengalaman tampil di level tertinggi Eropa dan mampu mengubah jalannya pertandingan dalam situasi apa pun.
De la Fuente juga menegaskan bahwa Spanyol harus tetap berpegang pada identitas permainan mereka, yakni menguasai bola, menjaga intensitas sejak menit pertama, dan memanfaatkan setiap peluang yang tercipta. Ia percaya disiplin taktik akan menjadi kunci untuk meredam kekuatan Portugal.
Pertemuan kedua tim diperkirakan berlangsung sengit mengingat kualitas yang dimiliki masing-masing skuad. Spanyol memang memiliki catatan performa yang lebih konsisten sejauh ini, namun Portugal dikenal sebagai tim yang kerap tampil efektif pada pertandingan sistem gugur.
Dengan tiket perempat final menjadi taruhannya, De la Fuente berharap para pemainnya tetap rendah hati, fokus, dan tidak terlena oleh berbagai prediksi yang menempatkan Spanyol sebagai unggulan. Baginya, hanya penampilan terbaik di atas lapangan yang akan menentukan siapa yang berhak melangkah ke babak berikutnya.








